5 Ide Bisnis di tengah Pandemi Corona

https://lh4.googleusercontent.com/4nfp2RZ2xjQOi3e_ZYM3P7eo_8HXL3MCur6Og6OLZ_53qfZLZeh2hTyESrfl4sLkhvQ48M-RrAw78K3AtXmDgSpU8jjN8rAfUc9Cfnu9XBQ3UUxVEucjRVdmouTr5OGiAYPLF0BQ

Pandemi Corona sebenarnya bukan akhir dari segalanya. Pasalnya masih banyak ide bisnis yang bisa dilakukan di tengah kondisi pandemi. Beberapa UKM yang sudah menggunakan sistem online justru mendapatkan banyak pemesanan sehingga meningkatkan omzet penjualan.

Lalu apa saja ide bisnis di tengah pandemi corona yang bisa mendatangkan keuntungan? Ada tiga jenis bisnis utama yang tetap berkibar di tengah pandemi, antara lain seperti jasa pemesanan makanan online, layanan antar jemput barang, serta obat dan alat kesehatan. Apalagi masyarakat ini dimudahkan dengan sistem pembayaran mulai dari transaksi internet banking, m banking, dompet digital hingga kredit online.

Berikut ini mari kita ulas beberapa contoh ide bisnis yang masih punya peluang luas meskipun kondisi pandemi masih berlangsung.

1. Jasa antar barang

Bisnis jasa antar barang bisa dilakukan dengan mengambil franchise dari perusahaan yang sudah ada. Tentu modalnya memang harus dipersiapkan dengan baik. Rata-rata modal untuk franchise logistik atau jasa antar barang seperti ini mulai dari Rp10 juta belum termasuk tempat dan karyawan serta operasional lainnya.

Namun demikian, permintaan antar jemput barang semakin meningkat seiring dengan transaksi ekonomi yang bergeser semuanya serba online. Jasa antar barang inilah yang menjadi tulang punggung transaksi online antara penjual dan pembeli tanpa harus bertemu dan bertatap muka secara langsung. 

2. Jasa pemesanan makanan 

Jasa pemesanan makanan saat ini umumnya dilakukan melalui aplikasi ojek daring. Padahal sebenarnya masih ada celah jika kita memiliki produk sendiri. Misalnya produk kebutuhan pokok yang paling dibutuhkan masyarakat saat ini seperti beras, minyak goreng, dan lain sebagainya.

Nah, dengan memberikan layanan lebih baik, jualan kamu bisa ditambahkan dengan embel-embel free ongkir dengan jarak tertentu. Pastinya sudah diperhitungkan juga margin keuntungan dan juga ongkos transport sekadar pengganti bensin motor agar tidak tekor.

Cara ini banyak dilakukan beberapa orang dengan berjualan beras dari rumah ke rumah sehingga baik pembeli maupun penjual sama-sama diuntungkan. Soal pemasaran bisa dilakukan secara online sehingga pesanan tinggal tunggu telpon atau order dari whatsapp muncul. 

3. Makanan siap saji dengan pesanan online

Tingginya masyarakat yang terpaksa harus bekerja dan melakukan segala aktivitas harian di rumah selama pandemi membuat mereka menjadi malas untuk masak. Rata-rata mereka inilah pekerja kantoran yang memang sudah tidak memiliki waktu untuk menyiapkan masakan di rumah di tengah tingginya pekerjaan.

Melihat fenomena tersebut, menyediakan makanan siap saji dengan mengambil tempat yang berada di tengah-tengah perumahan merupakan salah satu ide bisnis yang bisa mendatangkan cuan. Menu makanan bisa meniru contoh catering di Instagram. Ada banyak ide makanan yang bisa diolah dan dijual sehingga mendatangkan keuntungan.

4. Bumbu siap saji bisa pesan online

Selain makanan, salah satu yang juga kadang-kadang membuat orang malas masak adalah dalam mengolah bumbu. Padahal bumbu adalah kunci kelezatan masakan. Untuk membantu orang agar tetap bisa masak di rumah tanpa harus repot menyiapkan bumbu, bisnis bumbu siap saji merupakan salah satu bisnis yang menjanjikan.

Meskipun saat ini sudah ada bumbu instan siap saji tetapi masih ada unique selling point yang bisa dijual dengan produk bumbu jadi rumahan yang bebas pengawet dengan rasa masakan rumah banget.

5. Suplemen kesehatan

Tingginya kesadaran masyarakat terhadap kondisi kesehatannya membuat semakin tinggi pula kesadaran masyarakat dalam membeli beberapa produk kesehatan seperti vitamin dan suplemen makanan. Kedua produk tersebut kini meningkat penjualannya karena masyarakat telah menyadari betapa pentingnya menjaga imunitas tubuh dalam melawan virus.

Tak heran jika kini banyak vitamin, suplemen, dan obat-obatan yang banyak dibutuhkan masyarakat untuk menjaga kesehatannya di tengah pandemi. Tidak hanya itu saja, penjualan jamu siap minum pun ikut meningkat terutama bagi masyarakat yang memilih jalur herbal.

Melihat potensi yang begitu luas, sebenarnya masih banyak ide bisnis yang bisa dijalankan dalam kondisi seperti ini. Tidak perlu pusing soal modal usaha karena kamu bisa langsung mengajukan lewat fintech tepercaya seperti Kredivo yang dapat memberikan layanan kredit online sekaligus pinjaman.

Kredivo sudah terdaftar di OJK dengan nomor S-236 / NB.213 / 2018 atas nama PT FinAccel Digital Indonesia sebagai salah satu fintech yang memberikan kredit hanya lewat aplikasi secara online. Dengan begitu, semua proses pembelian dan pembayaran bisa dilakukan dari rumah saja, terutama dalam kondisi social distancing seperti saat ini. 

Limit kredit yang diberikan oleh Kredivo hingga Rp30 juta per member dengan bunga 2.95% per bulan yang dapat dicicil dengan pilihan tenor 3 dan 6 bulan. Ada dua produk pinjaman yang ditawarkan oleh Kredivo yaitu pinjaman mini dengan maksimal limit Rp1 juta dan pinjaman jumbo dengan pengajuan mulai dari Rp1 juta. Sementara layanan kredit online tetap bisa dimanfaatkan ketika belanja di beberapa ecommerce atau merchant yang sudah bermitra dengan Kredivo.

Untuk mendaftar menjadi member Kredivo, kamu harus memenuhi persyaratan berikut:

  • Berstatus Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Berusia antara 18 sampai 60 tahun.
  • Berdomisili di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Palembang, Medan, Bali, Yogyakarta, Solo, Makassar, Malang, Sukabumi, Cirebon.
  • Berpenghasilan minimal Rp 3.000.000 per bulan.

Fintech seperti Kredivo bisa menjadi salah satu alternatif dalam kondisi pandemi saat kita sedang membutuhkan modal untuk usaha  dengan cepat. Download sekarang aplikasinya lewat Google Play Store maupun App Store secara gratis. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *